Archives for category: Uncategorized

Hai sobat Bloger, kali ini saya mau berbagi pengalaman saya nih dihari pertama Training BootCamp .NET di PT XSIS Mitra Utama yang beralamat di Jalan warung Jati Barat No 63, Jakarta Selatan.

Sebelumnya setelah dinyatakan lolos test dari XSIS dan dari Kalbe, selanjutnya saya memulai training d PT XSIS Mitra Utama. Dihari pertama saya yaitu masuk dalam kelas .NET Batch 102, sudah ada 3 orang yang sudah memulai training dan saya masuk dihari ketiga bersama 1 orang lagi yang bernama Ade. Ohya, perkenalkan nama Trainer saya adalah Heru Farouksyah. Walaupun saya ketinggalan masuk dihari ketiga, ternyata Trainer kita perhatian kepada yang baru masuk, Trainer kita meminta kepada teman-teman yang sudah masuk duluan untuk mengajarkan dan menjelaskan materi apa yang sudah mereka dapat dihari sebelumnya. Baik amat kan trainer nya dan teman2…. 😀

Setiap hari jam kerja yaitu dari hari senin-jumat mulai dari pkl 08.00 – 17.00, tapi walau sampai jam sekian pada nyatanya kami belum mau pulang karena mau mendapatkan pembelajaran yang lebih untuk kemajuan diri kita sendiri dan tetap semangatttt… Nah untuk yang semangat2 nih ada yg bikin semangat yaitu Receptionis namanya mbak Linda, wihhh lumayan lah pkoknya bisa bikin seger mata apalagi klo udah pusing karena bikin program.. hehe

Masuk jam istirahat yaitu dari jam 12.00-13.00 kami manfaatkan untuk sholat dzuhur dan makan, kebetulan masjid dan tempat makan pun terjangkau dekat dari kantor. jam istirahat selanjutnya adalah saat adzan Ashar berkumandang, intinya setiap kewajiban beribadah tidak ketinggalan malah diutamakan. 🙂

Pada suatu hari, pas banget Equine Technology group lagi ada acara tahunan Kick of Meeting, saat itu kami diajak untuk mengikuti memeriahkan acara tersebut, seru banget lohh acaranya pakai pakaian adat indonesia.. Ada yang pakai adat jawa, sunda, bahkan ada yang pakai adat dayak… tau sendiri kan pakaian nya kayak gmnaaa, apalagi ngeliat tingkah pesertanya yang seru dan kocak abisssss, selain itu ada juga menyanyikan lagu2 bersama menggunakan angklung dan yang bikin semangat itu trainer nya yang cantik, sexy dan suaranyaaa gak nahaaannnnn…… hahahaa… selain itu juga acaranya ada nyanyi bersama, Dj bahkan sampai band komedi yang bikin perut ketawaaa wkwkwk

Next…

Ohya selama 2minggu itu materi yang diajarkan adalah Logic dan SQL, untuk kelas .NET aplikasi yang digunakan adalah Microsoft Visual studio dan SQL Server Management Studio. Nahh untuk Logic ini nih yang bikin otak berpikir keras untuk mencari rumus dan bagaimana membuat bangun nya.. mantapplahh pokokke penyegaran buat otak hahaa.. jangan lupa diulang2 biar lancar ngetik programnya dan supaya selalu ingat. Setelah 2minggu materi Logic masuklah puncak evaluasi tahap 1 yaitu ujian nya…

Setelah selesai ujian materi Logic pada minggu pertama dan kedua, selanjutnya memasuki training 2minggu pembekalan sebelum diberikan Mini Project. Manfaatkan tuh untuk selalu bertanya supaya pas Mini Project engga keteteran.

Setiap pagi sebelum memulai materi, trainer membiasakan kami untuk melakukan meeting tentang apa yang sudah dilakukan kemarin, hambatan apa yang ada selama apa yg dikerjakan dan harapan apa untuk hari ini. dengan begitu kami tentunya harus mengingat materi apa yang sudah diajarkan dan untuk selanjutnya. Tips dari Trainer juga harus selalu menyiapkan air minum agar tidak dehidrasi 😀

Memasuki minggu2 pengerjaan Mini Project, setiap hari kerja pasti pulang nya kalau engga selesai maghrib bahkan sampe selesai isya pun masih mengerjakan mengingat deadline dan apa yang belum diselesaikan, karena setelah itu akan dipertanggungjawabkan hasil kerja Mini Project kita yakni dengan ujian nya berupa presentasi apa yang sudah dikerjakan selama Mini Project.

Nahh ini nih materi yang diajarkan dan harus dikuasai selama Mini Project:

kuis

Oke sekian dulu bloger dari saya kali ini… maaf ya kalo masih ada yang belum jelas ntarr gampang d edit atau post selanjutnya. salam blogerrr…. Wassalamu’alaikum wr wb…

     Hai sobat Bloger, kali ini saya mau berbagi pengalaman saya nih dihari pertama Training BootCamp di PT XSIS Mitra Utama yang beralamat di Jalan warung Jati Barat No 63, Jakarta Selatan.

     Sebelum masuk mempelajari materi, kami saling memperkenalkan diri. Di XSIS ini ada Manager nya yang bernama Pak Awiyanto Ajisasangko (Pak Awi). Tidak disangka juga disini Saya bertemu dengan orang-orang yang dari Pergururuan Tinggi ternama misalnya dari ITB bahkan ada yang dari sebrang jawa juga seperti Lampung. Oh iya, tidak ketinggalan juga disini ada yang namanya Bu Linda (Receptionis) yang bisa dibilang kembang kantor nya karna cantik heheee jadi kalian dijamin betah deh lumayan buat penyegaran otak dan mata 😀

     Oh iya, kebetulan saya masuk kelompok Batch-99 (java) dan di Training oleh Pak Ahmad Purwanto (Pak Pur), beliau Trainer handal loh.. Nahh, jadi kalian jangan sungkan jika mengikuti program Bootcamp ini harus jujur dan jangan malu bertanya, karna disini bukan ajang untuk pintar-pintaran melainkan harus menggali ilmu nya jika masih ada yang kurang dimengerti.

     Nah enaknya di Program BootCamp ini juga saat waktu beribadah pun tidak terganggu, melainkan para staff nya pun lebih mengutamakan beribadah. Keren keren…. saluttt deh. Bagi yang muslim, masjid nya pun dekat dengan kantor. mantappp

     Masuk dalam materi dihari pertama, kami diajarkan perkenalan tentang java sampai tentang dasar Looping. Berasa banget deh bedanya saat belajar di kampus dengan Training BootCamp ini, yang biasanya hanya mengerjakan tugas dan copas tapi di Bootcamp ini benar-benar mendalam karna diterangkan langkah-langkahnya bahkan mengajarkan kita untuk membuat program tanpa harus melihat apalagi copas. wihhh lama-lama bisa jadi Programmer handal nihhh.. Aminnnnnnn

     Oke cukup sekian dulu ya, nanti klo ada yg mau ditambahin Saya edit.. cukup sekian dulu dan kesuwun alias thanks you bin terimakasih…

TIPS AND TRICKS ON STRUCTURE TOUFL

1.      Pastikan Kesesuaian Kalimat yang Memiliki Subject dan Verb

Anda tahu bahwa kalimat dalam bahasa Inggris harus memiliki subjek (subject) dan kata kerja (verb). Jenis yang paling umum dalam pertanyaan STRUCTURE TOEFL Test ialah mengenai subject dan verb: mungkin kata yang dikosongkan, baik subject atau verb atau keduanya, atau mungkin kata yang memiliki subject tambahan atau verb tambahan. Cara menjawab soal TOEFL structure jenis ini, perhatikan beberapa contoh berikut.

Contoh 1:
_________ was backed up for miles on the freeway.
(A)      Yesterday
(B)      In the morning
(C)      Traffic
(D)      Cars

Pembahasan Soal dan Jawaban
Dalam contoh di atas Anda melihat langsung bahwa ada sebuah kata kerja (verb), tapi tidak ada subjek. Jawaban (C) adalah jawaban yang tepat karena mengandung subjek tunggal “traffic” dan sesuai dengan kata kerja tunggal “was”. Jawaban (A), “yesterday”, dan jawaban (B),  “in the morning”, bukanlah subjek, karenanya keduanya tidak benar. Meskipun jawaban (D), “cars”, bisa jadi subjek,  itu pun tidak benar. Karena “cars”  berbentuk jamak, sehingga tidak sesuai dengan kata kerja tunggal “was”.

Contoh 2:
Engineers________ for work on the new space program.
(A)     necessary
(B)     are needed
(C)     hopefully
(D)     next month

Pembahasan Soal dan Jawaban
Dalam contoh ini, bahwa kalimat di atas, Engineers sebagai subject, namun tidak ditemukan kata kerja (verb). Karenanya, jawaban (B) merupakan jawaban paling tepat. Karena “are needed”  adalah kata kerja.  Sedangkan, jawaban (A), (C), dan (D) bukanlah verb, sehingga bukanlah jawaban yang benar.

Contoh 3:
Fitzgerald_______ the society of the 1920’s in his novel, The Great Gatsby.
(A)     reflect
(B)     reflects
(C)     are reflecting
(D)     have reflected

Pembahasan Soal dan Jawaban
Fitzgerald merupakan subjek orang ketiga tunggal. Maka, kata kerja yang mengikutinya juga harus dalam bentuk tunggal. Karenanya, jawaban yang tepat ialah (B).

INGAT
Cara menjawab soal TOEFL Structure nomor ke-1 adalah “Pastikan Kesesuaian Kalimat yang Memiliki Subject dan Verb“.

 RUMUS JAWABAN CARA 1

Perhatikan bagan berikut ini tentang penggunaan subject dan verb yang sesuai dalam sebuah kalimat:

1

 

2.      Perhatikan Betul Objek (Object) dari Kata Depan (Preposition)

Preposisi selalu diikuti kata benda (noun), bukan kata kerja (verb). Kata benda tersebut berlaku sebagai objek. Kata benda ini dapat berupa noun (kata benda), proper noun (nama), pronoun (kata ganti), noun group/noun phrase (kelompok kata kerja), dan gerund (kata kerja yang dibendakan).  Cara menjawab soal TOEFL structure jenis ini, perhatikan penjelasan berikut.

Preposisi yang diikuti kata benda tersebut, seperti as, in, at, of, to, by, behind, on, dan sebagainya, untuk membentuk frase preposisional. Daftar preposisi lainnya yang biasa digunakan dapat Anda lihat dalam apendiks
Perhatikan kalimat berikut.

(After his exams) Tom will take a trip (by boat).

Kalimat di atas mengandung dua objek preposisi. Exams (ujian) adalah objek dari preposisi after. Sedangkan boot (perahu) adalah objek preposisi by.

Sebuah objek dari preposisi juga dapat menimbulkan kebingungan dalam pertanyaan tes TOEFL STRUCTURE. Sebab, bisa saja Anda mengira objek tersebut sebagai subjek dalam sebuah kalimat.

Perhatikan contoh berikut.
With his friend________ found the movie theater
(A)    has
(B)    he
(C)    later
(D)    when

Pembahasan Soal dan Jawaban
Dalam contoh ini, yang pertama kali harus Anda lihat adalah subject dan kata kerja (verb). Tampak bahwa found  sebagai kata kerja, tapi tidak ditemukan adanya subjek. Jangan berpikir bahwa friend adalah subjek, namun friend adalah objek dari preposisi with. Sebab, satu kata benda tidak bisa menjadi subjek dan obyek sekaligus secara bersamaan. Karena yang dibutuhkan dalam pertanyaan di atas adalah mencari subjek, maka jawaban (B), he,  adalah jawaban terbaik. Sedangkan (A), (C), dan (D) bukan jawaban yang benar, karena ketiganya tidak bisa menjadi subjek.

INGAT
Cara menjawab soal TOEFL Structure nomor ke-2 adalah “Perhatikan Betul Objek (Object) dari Kata Depan (Preposition)“.

RUMUS JAWABAN CARA 2

Berikut ini rumus pembentukan preposisi.

( [Subject+Verb] + Prepositions + Noun )

Tips dan Strategi:
Sebuah preposisi selalu diikuti kata benda (noun, pronoun, gerund), bukan kata kerja (verb).

3.      Hati-hati terhadap Appositive

Peserta tes TOEFL dapat terjebak oleh pertanyaan kalimat “appositive” dalam Structure and Written Expression TOEFL Test. Pasalnya, kita bisa saja keliru menentukan subjek dalam kalimat appositive. Appositive merupakan kata benda (noun) yang datang sebelum atau sesudah kata benda lain, namun memiliki keterikatan sebagai status yang sama.  Cara menjawab soal TOEFL structure jenis ini, perhatikan kalimat berikut.

Sally, the best student in the class, got an A on the exam.
(Sallysiswa terbaik di kelas, mendapat nilai A pada ujian)

Dalam kalimat di atas, Sally sebagai subjek. Sedangkan, the best student in the class adalah sebagai frase appositive. Sebab, student adalah kata benda (noun) dan dipisahkan oleh tanda koma. Kalimat di atas menunjukkan bahwa Sally dan the best student in the class adalah orang yang sama (Sally = student). Jika kita membuang kalimat appositivenya, akan jadi “Sally got an A on the exam”  (Sally mendapat nilai A dalam ujian).

Perhatikan contoh berikut ini, bagaimana sebuah appositive dapat membingungkan dalam menentukan subjek pada pertanyaan Structure pada tes TOEFL.

Contoh 1:
_________, George, is attending the lecture.
(A)    Right now
(B)    Happily
(C)    Because of the time
(D)    My friend

Pembahasan Soal dan Jawaban
Dalam contoh di atas, Anda harus mengenali dari koma bahwa George bukan subjek kalimat. George adalah appositive. Karena kalimat ini masih perlu subjek. Maka, jawabannya yang tepat adalah (D), My friend. Sedangkan, Jawaban (A), (B), dan (C) tidak benar karena ketiganya tidak dapat menjadi subjek.

Perhatikan contoh berikutnya, yang menunjukkan bahwa appositive tidak selalu datang setelah subjek; sebuah appositive juga bisa datang pada awal kalimat.

Contoh 2:
__________ , Sarah rarely misses her basketball shots.
(A)    An excellent basketball player
(B)    An excellent basketball player is
(C)    Sarah is an excellent basketball player
(D)    Her excellent basketball play

Pembahasan Soal dan Jawaban
Dalam contoh ini, menunjukkan bahwa Sarah adalah subjek, dan misses adalah kata kerja karena tidak dipisahkan oleh koma. Untuk menentukan jawabannya, Anda harus mencari dan menempatkan appositive untuk Sarah. Maka, An excellent basketball player (Sarah adalah pemain basket yang ulung) sebagai jawaban yang tepat (A). Sedangkan, (B) dan (C) tidak benar, karena keduanya berisi kata kerja (to be)  is. Padahal, appositive tidak membutuhkan kata kerja. Sementara, (D) berisi kata benda, play, yang mungkin bisa menjadi appositive, tapi play menunjukkan status dari Sarah, jadi jawaban ini tidak benar.

INGAT
Cara menjawab soal TOEFL Structure nomor ke-3 adalah “Hati-hati terhadap Appositive”.

RUMUS JAWABAN CARA 3

Perhatikan bagan berikut sebagai rumus pembentukan appositive:

3

 

4.      Hati-hati terhadap Present Participle

Present participle adalah bentuk -ing dari kata kerja (seperti: playing, talking). Dalam pertanyaan Structure pada tes TOEFL, present participle dapat membingungkan Anda. Sebab, bisa saja berupa bagian dari kata kerja (verb) atau kata sifat (adjective).  Cara menjawab soal TOEFL structure jenis ini, perhatikan dua hal berikut.

  • Kata Kerja (Verb)
    Ia dapat menjadi kata kerja ketika didahului oleh verb be/to be.
    The manis talkingto his friend.
    verb
    (Pria itu sedang berbicara dengan temannya)

Dalam kalimat ini talking adalah bagian dari kata kerja karena disertai dengan is.

  • Kata Sifat (Adjective)
    Present participle dapat menjadi kata sifat apabila tidak disertai dengan beberapa bentuk kata kerja be/to be.
    The womanworkingas an english teacher is very beautiful
    Adjective
    (Wanita yang bekerja sebagai guru bahasa Inggris tersebut sangat cantik.)

Dalam kalimat di atas, working adalah kata sifat dan bukan bagian dari kata kerja, karena tidak disertai dengan bentuk be/to be.

Perhatikan contoh berikut ini, bagaimana present participle ini dapat membingungkan peserta dalam pertanyaan Structure pada tes TOEFL®.

The child_________  playing in the yard is my son.
(A)    now
(B)    is
(C)    he
(D)    was

Pembahasan Soal dan Jawaban
Dalam contoh ini, jika Anda melihat selintas dari awal kalimat, tampak bahwa child adalah subjek dan playing merupakan kata kerja. Jika Anda berpikir bahwa playing merupakan bagian dari kata kerja, Anda kemungkinan memilih jawaban (B), is, atau jawaban (D), was, untuk menyempurnakan kata kerja. Padahal, kedua jawaban tersebut tidak benar, karena playing bukan bagian dari kata kerja. Anda harus menyadari bahwa playing adalah participle adjective, karena ada verb lain dalam kalimat ini, yaitu is. Maka, dalam kalimat ini, sudah ada subjek (child) dan kata kerja (is), jadi kalimat ini tidak membutuhkan subjek atau kata kerja lainnya. Karenanya, jawaban yang tepat ialah (A).

INGAT
Cara menjawab soal TOEFL Structure nomor ke-4 adalah “Hati-hati terhadap Present Participle“.

RUMUS JAWABAN CARA 4

PRESENT PARTICIPLE

Present participle adalah bentuk -ing dari verb. Present participle dapat menjadi (1) bagian dari kata kerja atau (2) adjective. Ia dapat menjadi kata kerja ketika didahului oleh verb be/to be. Ia dapat menjadi kata sifat (adjective) apabila tidak disertai dengan bentuk kata kerja be/to be.

  • Verb          : The boy is standing in the corner. (Anak laki-laki itu sedang berdiri di sudut)
  • Adjective  :  The boy standing in the corner was naughty. (Anak laki-laki yang berdiri di sudut itu nakal)

5.      Hati-hati terhadap Past Participle

Past participle dapat menyebabkan kebingungan dalam struktur pertanyaan pada tes TOEFL karena past participle dapat berupa kata sifat atau bagian dari kata kerja. Past participle adalah bentuk kata kerja yang muncul/didahului be (am, is, are, was, were) dan have (have, has, had). Biasanya, pembentukannya diakhiri -ed (offered, listed, suspected, etc.) , tetapi ada juga banyak past participle tak beraturan dalam bahasa Inggris (lihat daftarnya dalam Appendix software Genius TOEFL).  Cara menjawab soal TOEFL structure jenis ini, perhatikan dua point berikut.

  • Verb
    The familyhas purchaseda television. (Keluarga itu telah membeli sebuah televisi)
    The poem was written by Paul. (Puisi itu  telah ditulis oleh Paul)

Pada kalimat pertama bentuk past participle “purchased” merupakan bagian dari kata kerja karena di dahului oleh have (has).  Sementara yang kedua, past participle “written” juga merupakan bagian dari kata kerja karena di dahului oleh be (was).

  • Adjective
    Past participle dapat menjadi kata sifat apabila tidak disertai/didahului bentuk be atau have.

The television purchased yesterday was expensive. (Televisi yang dibeli kemarin mahal)
The poem written by Paul appeared in the magazine. (Puisi yang ditulis oleh Paul mucul di majalah)

Dalam kalimat pertama, purchased adalah adjective, bukan verb, karena tidak disertai bentuk be atau have (dan ada sebuah verb, “was”, dalam kalimat berikutnya). Dalam kalimat kedua, written adalah adjective, bukan verb, karena tidak disertai bentuk be atau have (dan ada sebuah kata kerja, “appeared”,  dalam kalimat berikutnya).

Perhatikan contoh berikut ini, bagaimana past participle dapat membingungkan peserta dalam pertanyaan Structure pada tes TOEFL.

The bread _________ baked this morning smelled delicious.
(A)    has
(B)    was
(C)    it
(D)    just

Pembahasan Soal dan Jawaban
Dalam contoh di atas, jika melihat beberapa kata pertama dari kalimat, tampak bahwa bread adalah subyek dan baked sebagai kata kerja lengkap atau past participle yang membutuhkan kata kerja pembantu. Padahal, jika dilihat lagi dalam kalimat, Anda akan melihat kata kerja smelled. Anda kemudian akan menyadari bahwa baked adalah kata sifat participial (adjective participial), sehingga ia bukanlah bagian dari kata kerja. Karenanya, jawaban (A) dan (B) tidak benar, sebab baked adalah kata sifat dan tidak membutuhkan kata kerja pembantu seperti has atau was. Jawaban (C) tidak benar karena tidak membutuhkan untuk subjek it. Jawaban (D) adalah jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini. The bread just baked this morning smelled delicious. (Roti yang dibakar pagi ini tercium nikmat).

INGAT
Cara menjawab soal TOEFL Structure nomor ke-5 adalah “Hati-hati terhadap Past Participle“.

RUMUS JAWABAN CARA 5

PAST PARTICIPLE

Past Participle sering berakhiran -ed, tapi perlu diketahui bahwa banyak bentuk past participle yang  tidak beraturan (irregular).  Banyak kata kerja termasuk yang berkhiran -ed dapat membingungkan, apakah verb itu simple past atau past participle. Kata kerja berakhiran -ed bisa saja merupakan (1) simple past, (2) past participle, dan (3) adjective.

  1. She painted this picture. (Dia telah melukis gambar ini)
    2.    She has painted this picture. (Dia telah melukis gambar ini)
    3.    The picture painted by Karen is now in a museum. (Gambar yang dilukis oleh Karen sekarang ada di musium)

6.      Gunakan Kata Penghubung (Coordinate Connector) dengan Benar

Banyak kalimat dalam bahasa Inggris mempunyai lebih dari 1 klausa (clause):
1.    I am learning.
2.    Mom is cooking, and dad is working in the garden.
3.    The girl who is looking at me is my neighbour.

Kalimat no 1, hanya mempunyai 1 klausa. Sementara kalimat no 2, pada kalimat terakhir mempunyai 2 klausa, yaitu “mom is cooking” dan “dad is working in the garden”. Sedangkan no 3,  ada 2 klausa, yaitu “the girl is my neighbor” dan “who is looking at me”.

Dari contoh di atas dapat kita simpulkan bahwa klausa merupakan bagian dari kalimat atau kalimat itu sendiri yang mempunyai satu subjek dan satu verb. Umumnya diartikan bahwa klausa itu merupakan sekumpulan kata yang berisi sebuah subjek dan sebuah verb.
Pada kunci ini akan dipelajari mengenai bentuk-bentuk kata penghubung (coordinate connector) serta penggunaannya dalam kalimat. Coordinate connector digunakan untuk  menghubungkan antara satu klausa dengan klausa lain yang menggunakan and, but, or, so, yet, dan tanda koma (,). Perhatikan kata yang digarisbawahi pada contoh berikut.

  • Tom is singing,and Paul is dancing.  (Tom sedang bernyanyi, dan Paul sedang menari)
  • Tom is tall,but Paul is short.  (Tom itu tinggi, tapi Paul itu pendek)
  • Tom must write the letter,or Paul will do it.  (Tom harus menulis surat, atau paul yang akan melakukannya)
  • Tom told a joke,so Paul laughed.  (Tom menceritakan lelucon, maka Paul tertawa)
  • Tom is tired,yet he is not going to sleep.  (Tom lelah, dia belum juga berangkat tidur)

Perhatikan contoh soal Structure dalam tes TOEFL berikut ini.
A power failure occured, _______ the lamps went out.  (Terjadi gangguan tenaga (listrik), maka lampu mati.)
(A)   then
(B)   so
(C)   later
(C)   next

Pembahasan Soal dan Jawaban
Dari kalimat di atas dapat kita ketahui bahwa kalimat tersebut mempunyai dua klausa “a power failure occured” dan “the lamps went out”. Jadi kalimat tersebut butuh sebuah coordinate connector untuk menghubungkan ke dua klausa tersebut. Dari pilihan jawaban yang ada hanya 1 bentuk connector yaitu so. Jadi jawaban paling tepat adalah (B), so.

INGAT
Cara menjawab soal TOEFL Structure nomor ke-6 adalah “Gunakan Kata Penghubung (Coordinate Connector) dengan Benar“.

RUMUS JAWABAN CARA 6

Perhatikan tebel berikut tentang rumus pembentukan kalimat menggunakan kata penghubung

6

 

7.      Gunakan Kata Penghubung Keterangan Waktu dan Penyebab (Time and Cause Connector) dengan Benar

Kalimat yang menggunakan klausa dari klausa keterangan waktu mempunyai 2 pola dasar:

I will sign the check before you leave. (Saya akan menandatangani cek sebelum kamu pergi)
Before you leave, I will sign the check. (Sebelum kamu pergi, saya akan menandatangani cek)

Tiap contoh di atas, terdapat 2 klausa: “you leave” dan “I will sign the check”. Dari kedua klausa tersebut, sebagai klausa keterangan waktu (adverb time clause)-nya yaitu “you leave”, karena didahului kata penghubung keterangan waktu (adverb time connector) “before”. Dalam pola ini, ketika adverb time connector berada di depan kalimat,  diperlukan tanda koma (,) di tengah kalimat.

Contoh di bawah ini menggambarkan bagaimana pola kalimat ini dijadikan sebagai soal dalam test Structure TOEFL.

_______ was late, I missed the appointment.  (______terlambat, saya kehilangan janji)
(A)    I
(B)    Because
(C)    The train
(D)    Since he

Pembahasan Soal dan Jawaban
Dari kalimat di atas dapat kita ketahui bahwa kalimat tersebut mempunyai kata kerja/verb was yang membutuhkan subjek. Juga terdapat klausa yang lain I missed the appointment. Jika memilih jawaban (A) I atau (C) The train maka jawaban Anda tidak tepat, karena hanya menyediakan subjek untuk kata kerja was, sementara connector untuk kedua klausa tersebut Anda abaikan. Untuk jawaban (B) because, hanya menyediakan connector, sehingga bukan jawaban tepat. Jawaban paling memungkinkan yaitu (D) Since he (sejak dia). He sebagai subjek dari verb was: he was late dan since sebagai connector yang menghubungkan dua klausa he was late dan I miss the appointment.

INGAT
Cara menjawab soal TOEFL Structure nomor ke-7 adalah “Gunakan Kata Penghubung Keterangan Waktu dan Penyebab (Time and Cause Connector) dengan Benar“.

RUMUS JAWABAN CARA 7

Diagram pembentukan kata penghubung adverb time dan cause:

7

 

8.      Gunakan Adverb Connector Lainnya dengan Benar

Klausa adverbia dapat mengekspresikan ide-ide waktu dan penyebab, seperti yang Anda lihat pada Cara ke-7;  klausa adverbia juga dapat mengungkapkan sejumlah ide lain, seperti berlawanan (contrast), kondisi (condition), cara (manner), dan tempat (place). Karena klausul ini klausa adverbia, mereka memiliki struktur yang sama seperti waktu dan menyebabkan klausul dalam cara ke-7.  Cara menjawab soal TOEFL structure jenis ini, perhatikan kalimat berikut.

Pelajari contoh berikut:
I will leave at 7:00 if I am ready. (Saya akan pergi jam 7:00 jika saya siap)
Although I was late, I managed to catch the train. (Meski saya telat, saya berusaha untuk mendapatkan kereta)

Dalam masing-masing contoh, ada dua klausul yang benar terhubung dengan adverb connector. Pada kalimat pertama, adverb condition connector  if datang di tengah-tengah kalimat. Dalam kalimat kedua, adverb contrast connector Although datang pada awal kalimat, dan koma (,) digunakan di tengah-tengah kalimat.

Contoh berikut menunjukkan bagaimana pola kalimat ini dapat diujikan dalam soal Struktur tes TOEFL.

You will get a good grade on the exam provided_______.
(Kamu akan mendapatkan nilai bagus pada ujian asalkan ­_­­______.)
(A)     studying.
(B)     study.
(C)     to study.
(D)     you study.

Pembahasan Soal dan Jawaban
Dalam contoh ini Anda harus segera melihat adverb condition connector “provided”. Connector ini datang di tengah-tengah kalimat dan connector itu harus diikuti dengan subjek dan kata kerja. Maka, jawaban terbaik dari soal ini adalah (D), yang berisi subjek dan kata kerja “you study” (kamu belajar).

INGAT
Cara menjawab soal TOEFL Structure nomor ke-8 adalah “Gunakan Adverb Connector Lainnya dengan Benar“.

RUMUS JAWABAN CARA 8

Pelajari tabel berikut yang berisi keterangan jenis adverbia connector lainnya dan cara pembentukan pola kalimatnya.

8

 

9.      Gunakan Kata Penghubung Klausa Kata Benda dengan Benar (Noun Clause Connector)

Noun clause merupakan sebuah bentuk klausa yang berfungsi sebagai kata benda (noun),  yang berarti bisa menduduki sebagai subjek atau objek dari kata kerja atau objek dari preposition (kata depan). Cara menjawab soal TOEFL structure klausa kata benda ini harus dilihat posisinya terlebih dahulu sebagaimana dalam beberapa contoh berikut.

  1. I know when he will arrive.  (Saya tahu kapan dia akan tiba)
    Keterangan: Noun clause sebagai objek dari verb
    2.  I am concerned about when he will arrive.  (Saya kuatir mengenai kapan dia akan datang)
    Keterangan: Noun clause sebagai objek dari preposition
    3.  When he will arrive is not important.  (Kapan dia akan datang, tidak penting)
    Keterangan: Noun clause sebagai subjek kalimat

Pada contoh No.1, terdapat dua klausa, I know dan he will arrive. Kedua klausa ini dihubungkan oleh connector (kata penghubung) when. When mengubah klausa he will arrive menjadi sebuah noun clause yang berfungsi sebagai objek dari kata kerja know.
Pada contoh No.2, kedua klausa I know dan he will arrive yang dihubungkan oleh connector when. When mengubah klausa he will arrive menjadi sebuah noun clause yang berfungsi sebagai objek dari preposition about.
Pada contoh No.3 lebih sulit. Pada contoh ini, ada dua klausa tapi ini agak sulit dikenali. He will arrive adalah salah satu klausanya, dan penghubung when mengubahnya menjadi klausa kata benda yang berfungsi sebagai subyek kalimat. Kesimpulannya, when he will arrive menjadi klausa kata benda (noun clause) sebagai subyek, sedangkan is sebagai kata kerja.

When he will arrive (subjek)
When: connector
he: subjek
will arrive: verb dari klausa he will arrive
is: verb dari kalimat

Perhatikan contoh di bawah ini, menggambarkan bagaimana pola kalimat ini dijadikan sebagai soal dalam tes Structure TOEFL.

________was late caused many problems.
(A)   That he
(B)   The driver
(C)   There
(D)   Because

Pembahasan Soal dan Jawaban
Dapat segera diketahui bahwa kalimat di atas mempunyai 2 verb (was dan caused) dan setiap verb butuh subjek. Sementara dari kalimat di atas tidak nampak satu pun subjek. Jadi kita butuh 2 subjek. Jawaban (D) Because, jelas salah karena bukan subjek. (C) dan (D) hanya punya 1 subjek. Jadi pilihan jawaban paling tepat yaitu: (A) That he. He merupakan subjek dari was. Sementara that menjadi connector yang menjadikan status he was late menjadi subjek dari verb caused. Perhatikan:

He was late.
It caused many problems.
That he was late caused many problems. (Faktanya bahwa dia terlambat menyebabakan banyak masalah)

INGAT
Cara menjawab soal TOEFL Structure nomor ke-9 adalah “Gunakan Kata Penghubung Klausa Kata Benda dengan Benar (Noun Clause Connector)“.

RUMUS JAWABAN CARA 9

Perhatikan tabel rumus berikut tentang pembentukan kalimat klausa kata benda dengan penghubung kata benda.

9

 

10.  Gunakan Kata Penghubung Noun Clause yang Berfungsi Sekaligus Sebagai Subjek (Noun Clause Connector/Subject) Secara Tepat

Pada cara ke-9, sudah kita pelajari bahwa noun clause connector berfungsi sebagai kata penghubung. Dalam cara ke-10 ini, kita akan mempelajari bahwa kata penghubung noun clause tidak hanya berfungsi sebagai connector, tapi juga dapat sekaligus menjadi subjek dari noun klausa. Cara menjawab soal TOEFL structure jenis ini, perhatikan kalimat-kalimat berikut.

  1. I do not knowwhat is in the box.  (Saya tidak mengetahui apa yang ada di kotak itu)
    (Noun Clause As Subject of Verb)
    2.    We are concerned about who will do the work. (Kami risau tentang siapa yang akan melakukan pekerjaan itu)
    (Noun Clause As Subject of Preposition)
    3.    Whoever is coming to the party must bring a gift.  (Siapapun yang datang ke pesta itu harus membawa sebuah kado)
    (Noun Clause As Subject)

Pada contoh No.1, terdapat dua klausa, I do not know dan what is in the box. Kedua klausa ini dihubungkan oleh connector (kata penghubung) what. Perlu diketahui dalam kalimat ini connector ‘what’ memunyai dua peran: sebagai subjek dari verb ‘is’ dan sebagai connector yang menghubungkan kedua klausa.

Pada contoh No.2, terdapat dua klausa. Pada klausa pertama, we merupakan subjek dari are. Pada klausa kedua, who merupakan subjek dari will do. Who juga berfungsi sebagai connector yang menghubungkan antara kedua klausa tersebut. Noun clause who will do the work berfungsi sebagai objek dari preposisi about.

Pada contoh No.3, juga terdapat dua klausa: whoever sebagai subjek dari is coming. Whoever is coming to the party merupakan subjek dari must bring. Kata connector ‘whoever’ berfungsi sebagai subjek dari kata kerja is coming dan juga sebagai connector yang menghubungkan kedua klausa tersebut.

Perhatikan contoh berikut, bagaimana pola kalimat ini diujikan dalam tes TOEFL.

__________ was on television made me angry (….. di televise membuatku marah)
(A)    It
(B)    The story
(C)    What
(D)    When

Pembahasan Soal dan Jawaban
Dapat segera diketahui bahwa kalimat di atas memunyai 2 verb (was dan made) dan setiap verb butuh subjek. Jawaban (A) dan (B), karena subjek ‘It’ dan ‘the story’ tidak bisa menjadi subjek dari 2 verb (was dan made) sekaligus. Jawaban (D) jelas salah, karena when bukanlah sebuah subjek. Pada jawaban (C) kata what dapat berfungsi sebagai subjek dari was dan juga sebagai connector kedua klausa di atas; noun clause “what was on television”  merupakan subjek dari verb “made”.  Karenanya, jawaban terbaik yaitu (C), What.

INGAT
Cara menjawab soal TOEFL Structure nomor ke-10 adalah “Gunakan Kata Penghubung Noun Clause yang Berfungsi Sekaligus Sebagai Subjek (Noun Clause Connector/Subject) Secara Tepat“.

RUMUS JAWABAN CARA 10

Perhatikan tabel berikut ini yang berisi penjelasan dan rumus pembentukan noun clause connector/subjects.

 10

 

 

references : http://www.geniustoefl.com/artikel-ilmu-kunci-toefl/artikel/structure-and-written-expression/page-7

Alat “PENDETEKSI KETINGGIAN AIR” merupakan alat yang dapat mendeteksi batas level ketinggian air. Alat ini menggunakan pemberitahuan berupa LED yang menyala dan BUZZER yang dapat mengeluarkan suara berdasarkan masing-masing level ktinggian air yang diterima oleh Sensor Air, sehingga dapat membantu masyarakat dengan pemberitaan lebih dini, tentunya akan mengurangi kerugian serta dapat mengurangi korban dari bencana banjir ketika musim penghujan tiba.

  1. Alat dan Bahan:

Alat

  • Mikrokontroller ATMega 8535 + Downloader
  • Sensor Air ( 4 buah sesuai masing-masing level ketinggian air)
  • LED = Hijau, Kuning, Merah (masing-masing 1 buah)
  • Buzzer = 5V – 12V
  • Resistor = 330 Ohm (3buah)
  • Baterai 9V/ Adaptor

Bahan

  • PCB Matriks
  • PCB Polos
  • Tulang Ikan (penghubung)
  • Black Housing (penghubung)
  • Kabel Pelangi
  • Timah
  1. Gambar Rangkaian Alat

 GAMRANG

    

  1. Cara Kerja Alat

Alat “PENDETEKSI KETINGGIAN AIR” menggunakan 4 buah sensor air yang masing-masing sensor dipasang sesuai dengan ketinggian yang berbeda level. Dalam pengoperasiannya dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini :

  • Hubungkan alat dengan sumber tegangan +5V volt yaitu bisa dari adaptor atau baterai.
  • Pasang sensor air yang sudah dibuat kedalam wadah air. Pada saat sensor sudah didalam wadah, masukan air secara bertahap sesuai dengan ketinggian level air pada sensor air yang sudah di atur agar air tersebut dapat dikatakan sebagai pengantar sinyal listrik untuk mengaktifkan setiap sensor yang sudah ditentukan. Berikut ini adalah ketentuan tiap level ketinggian airnya :
  • Ketika air dalam wadah dengan kondisi ketinggian pada level pertama maka sensor air akan aktif dan memberikan sinyal listrik ke mikrokontroler dan di proses lalu hasil yang keluar adalah sebuah led warna hijau menyala sebagai indikasi “AMAN”.
  • Ketika air dalam wadah dengan kondisi ketinggian pada level kedua maka sensor air akan aktif dan memberikan sinyal listrik ke mikrokontroler dan di proses lalu hasil yang keluar adalah sebuah led warna kuning menyala sebagai indikasi “SIAGA”.
  • Ketika air dalam wadah dengan kondisi ketinggian pada level ketiga maka sensor air akan aktif dan memberikan sinyal listrik ke mikrokontroler dan di proses lalu hasil yang keluar adalah sebuah led warna merah menyala sebagai indikasi “WASPADA”.
  • Ketika air dalam wadah dengan kondisi ketinggian pada level keempat maka sensor air akan aktif dan memberikan sinyal listrik ke mikrokontroler dan di proses lalu hasil yang keluar adalah bunyi suara buzzer sebagai indikasi “BAHAYA”.
  1. Listing Program

#include <mega8535.h>                     // Mengaktifkan library “mega8535”

void main (void)

{

DDRB=0x00;                                     // Inisialisasi PORTB sebagai input

PORTB=0xFF;                                   // Mengeluarkan data FF di PORTB

DDRD=0xFF;                                     // Inisialisasi PORTD sebagai output

PORTD=0xFF;                                   // Mengeluarkan data FF di PORTD

while(1)                                               // Memberikan fungsi percabangan bila aktif

{

//____________________KONDISI AMAN_____________________//

switch(PINB){                                    // Percabangan switch pada PORT B

case 0xBF: PORTD = 0xFE;              // Bila berlogika 10111111 maka PORTD

// bernilai 11111110

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

//____________________KONDISI SIAGA____________________//

case 0xAF: PORTD = 0xFB;              //Bila berlogika 10101111 maka PORTD

// bernilai 11111011

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

//____________________KONDIDSI WASPADA____________________//

case 0xAB: PORTD = 0xEF;                         //Bila berlogika 10101011 maka PORTD

// bernilai 11101111

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

//___________________KONDISI BAHAYA___________________//

case 0xAA: PORTD = 0xBF;             //Bila berlogika 10101010 maka PORTD

// bernilai 10111111

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

default: PORTD = 0xFF;                    //Bila tidak ada inputan maka PORTD

// bernilai 11111111

}};}

 

Alat “PENGISI TOREN OTOMATIS” merupakan suatu alat yang dapat mengisi TOREN secara otomatis. Sering sekali kejadian kondisi air dalam toren habis sedangkan penghuni kostan tidak tahu dimana letak tombol untuk menjalankan pompa air nya, selain itu tak jarang juga masalah ketika kondisi pompa air menyala sampai isi toren penuh dan meluber sedangkan pemilik rumah atau penghuni kosan sedang tidak berada ditempat. Tentunya masalah-masalah ini sangat merepotkan karena mengakibatkan penghuni kostan membuang waktu hanya untuk mencari dimana tombol untuk menjalankan pompa air dan mematikan pompa air, selain itu sangat merepotkan juga apabila air toren penuh dan tidak ada yang mematikan pompa sehingga air terbuang sia-sia dan halaman pun menjadi banjir. Dengan adanya alat ini tentu sangat membantu karena kita tidak repot-repot untuk menyalakan/mematikan pompa air tersebut, karena toren akan secara otomatis terisi.

  1. Alat dan Bahan:

Alat

  • Mikrokontroller ATMega 8535 + Downloader
  • Sensor Air (2 buah= Batas isi dan batas stop)
  • Pompa air +220V
  • Relay
  • Adaptor

Bahan

  • Tulang Ikan (penghubung)
  • Black Housing (penghubung)
  • Kabel Pelangi
  • Timah
  • Kabel listrik
  • Stop kontak

  

  1. Gambar Rangkaian Alat
  2. Cara Kerja AlatTOREN OTOMATIS

Dalam pengoperasiannya dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini :

  • Pasang pompa air yang sudah dihubungkan dengan sumber air menuju toren. Pasang sensor air yang sudah dibuat kedalam toren tentunya sesuai dengan penempatan batas isi dan batas stop beserta ground nya.
  • Hubungkan alat dengan sumber tegangan +5V volt yaitu dari adaptor, sumber tegangan untuk pompa air bisa dihubungkan dari stop kontak yang sudah terhubung pada Relay dengan sumber +220V. Kemudian alat akan aktif dengan kondisi:
  • Ketika toren dalam kondisi kosong maka pompa air dalam kondisi aktif dan mengisi toren.
  • Ketika toren terisi sampai mencapai level batas isi maka pompa air masih dalam kondisi aktif mengisi toren.
  • Ketika toren terisi sampai mencapai level batas stop maka pompa air dalam kondisi tidak aktif (tidak mengisi toren).

 

  1. Listing Program

#include <mega8535.h>                     // Mengaktifkan library “mega8535”

void main (void)

{

DDRA=0x00;                                     // Inisialisasi PORTA sebagai input

PORTA=0xFF;                                   // Mengeluarkan data FF di PORTA

DDRB=0xFF;                                                 // Inisialisasi PORTB sebagai output

PORTB=0xFF;                                   // Mengeluarkan data FF di PORTB

while(1)                                               // Memberikan fungsi percabangan bila aktif

{

//____________________KONDISI MENGISI_____________________//

switch(PINA){                                   // Percabangan switch pada PORT A

case 0xFF: PORTB = 0xFE;               // Bila berlogika 11111111 maka PORTB

// bernilai 11111110

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

case 0xFD: PORTB = 0xFE;              // Bila berlogika 11111101 maka PORTB

// bernilai 11111110

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

//____________________KONDISI STOP____________________//

case 0xFC: PORTB = 0xFF;               // Bila berlogika 11111100 maka PORTB

// bernilai 11111111

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

case 0xFE: PORTB = 0xFF;               // Bila berlogika 11111110 maka PORTB

// bernilai 11111111

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

}

};

}

 

 

 

 

Membuat Aquascape Air Tawar

Aquascape air tawar adalah seni mengatur tanaman air, batu atau kayu secara alami dan indah di dalam akuarium sehingga memberikan efek seperti berkebun di bawah air dengan biota air tawar.

Hal yang paling penting sebelum memulai membuat Aquascape adalah kebututuhan tanaman air agar tanaman tersebut tumbuh subur. Hal yang paling penting untuk kesuburan tanaman air adalah:

  1. Cahaya

Cahaya yang dibutuhkan tanaman air berbeda-beda tergantung jenis tanaman airnya, ada jenis tanaman yg membutuhkan cahaya rendah, cahaya sedang dan cahaya lebih. Untuk tanaman seperti moss pada umumnya membutuhkan cahaya sedang, apabila kelebihan cahaya mengakibatkan tanaman tidak tumbuh atau mati. Sebaliknya, untuk menggunakan tanaman karpet seperti cuba, monte, hairgrass, glosso dan sebagainya itu membutuhkan cahaya tinggi. Tentunya penggunaan cahaya diiringi dengan banyaknya CO2 yang diberikan. Kelebihan cahaya juga dapat menumbuhkan algae-algae tentunya sangat mengganggu karna merusak tanaman. Berdasarkan pengalaman, untuk tank 30cm menggunakan LED 18 watt untuk cahaya lebih begitu kelipatannya jika menggunakan tank yang lebih besar. Dianjurkan menggunakan LED 10.000 Kelvin dan penempatan titik LED nya agar merata.

  1. CO2 (Karbon dioksida)

CO2 yang dibutuhkan berbeda-beda berdasarkan ukuran tanki yang digunakan, biasanya menggunakan 1-2 bps untuk tanki ukuran 30cm. CO2 bisa kita gunakan menggunakan gas yang dapat kita beli tabung nya dan isinya tentunya dengan komponen lainnya seperti bubble counter, regulator, dsb. Atau juga dapat mengunakan CO2 tablet bisa dibeli di toko Aquascape. Jika tidak mampu membeli CO2 tabung dapat membuat CO2 DIY, pembuatannya dapat dilihat di jurnal-jurnal lain ada yang membuat dengan campuran fermipan dan gula, atau pun dengan campuran sitrun dan baking soda.

  1. Nutrisi

Nutrisi untuk tanaman air biasa didapat berdasarkan substrat yang digunakan, dianjurkan menggunakan soil seperti Amazoia atau ADA dan lainnya yang mempunyai nutrisi yang cukup banyak. Jika tidak menggunakan soil, gunakanlah pasir yang mempunyai nutrisi seperti pasir lampung atau Bangka, tetapi sebelum ditambahkan pasir terlebih dahulu menggunakan pupuk dasar dengan ketebalan 1/2 cm. selain itu menggunakan pupuk tancap disarankan karna nutrisi yang ada kurun lamanya waktu akan berkurang juga, jadi sebaiknya 2 bulan sekali diberikan pupuk tancap. Penggunaan pupuk cair juga sangat penting, perhatikan jenis pupuk nya ada untuk awal tanam dan juga untuk kelangsungan.

  1. Suhu

kenaikan setiap 10 derajat celcius akan membuat tanaman berfotosintesis 2 kali dari biasanya, sehingga jika tidak diiringi dengan unsur lainnya akan membuat tanaman melting. Perlu diperhatikan juga jenis biota nya apa membutuhkan suhu dingin atau sebaliknya, jika kita suka dengan udang biasa suhu yang digunakan adalah dingin 18-27 derajat. Untuk mendapatkan suhu dingin bisa menggunakan Chiller, kipas fun atau pun sudah terpasang AC diruangannya sehingga tidak usah menggunakan pendingin lainnya.

 

Cara membuat Aquascape:

  1. Pastikan kita sudah memiliki instalasi seperti lampu, filter, pendingin.
  2. Pastikan hardscape (batu, kayu, dsb) serta alat dan bahan lainnya disiapkan. Seperti, kuas untuk meratakan pasir, pinset untuk menanam tanaman, lem khusus untuk menempelkan tanaman, timer untuk mengatur waktu maksimal 10 jam lampu menyala, selang untuk mengisi air (dianjurkan membuat wadah agar menahan laju air agar tidak merusak substrat ketika mengisi air. Jangan lupa harus punya Akuarium!
  3. Pastikan tes kebocoran akurium dan bersihkan akurium hati-hati jangan sampai lecet karena akan merusak pemandangan.
  4. Yuk mulaiii!
  5. berikan pupuk dasar kurang lebh 1/2 cm ketebalan dasarnya.
  6. Pasang hardscape sesuai style, perhatikan posisi perspektif nya agar terlihat lebih alami seperti di alam.
  7. Tumpahkan substrat berdasarkan style.
  8. Tempelkan tanaman-tanaman yang hendak ditempelkan, tempatkan dan tanam tanamannya, tanamkan juga pupuk tancap nya ke area tanaman yang ditanamkan.
  9. Jika sudah selesai menyetting, isi air perlahan jangan sampai merusak aquascape nya.
  10. Nyalakan instalasi nya. Selesai deh…

 

Setelah membuat Aquascape yang harus diperhatikan:

  1. Washing, yaitu pemeliharaan dapat dilakukan dengan mengganti air dalam tanki namun jangan mengganti semuanya, cukup 30%, karena akan pengadaptasian dan pembentukan nutrisi terulang ke awal sehingga sia-sia. Pembersihan filter dan pendingin. Washing dapat dilakukan 3 hari sekali lebih baik daripada seminggu sekali.
  2. Pemberian pupuk cair awal tanam berdasarkan anjuran pemakaiannya. Pupuk tancap dan juga pupuk cair untuk kelangsungan tanamannya.
  3. Biota air juga sangat penting, dianjurkan teliti dalam memelihara biota nya. Penggunaan Keong Tanduk, dan ikan-ikan pemakan algae di anjurkan agar aquascape tetap terawat. Ikan black molly digunakan untuk menghilangkan minyak pada akuarium, ikan pemakan sisa dan kotoran, ikan pembersih kaca seperti borneo sucker, keong Assasin digunakan untuk membasmi keong hama, SAE pemakan Algae, dan biota lainnya yabg bermanfaat.

10898232_780782521996642_960322013487757132_n

 

Semoga bermanfaat, artikel ini diuat berdasarkan pengalaman pribadi….

Alat “PENGISI AIR KOLAM OTOMATIS” merupakan suatu alat yang dapat mengisi air kolam secara otomatis. Sering sekali kejadian kondisi air dalam kolam kosong dikarenakan ada kebocoran kecil pada kolam yang sulit terdeteksi dimana kebocorannya mengakibatkan isi air dalam kolam tersebut menyusut seiring berjalannya waktu lama-lama habis. Tentunya hal ini sangat merepotkan karena mengakibatkan biota dalam kolam tersebut mati, selain itu kita juga terkadang malas untuk mengisi air kolam. Dengan adanya alat ini tentu sangat membantu karena kita tidak khawatir dengan menyusutnya air kolam atau malas mengisinya, alat ini dapat secara otomatis mengisi air kolam tersebut.

  1. Alat dan Bahan:

Alat

  • Mikrokontroller ATMega 8535 + Downloader
  • Sensor Air (2 buah= Batas isi dan batas stop)
  • Solenoid valve +12 V
  • Relay
  • Baterai 9V/ Adaptor

Bahan

  • Tulang Ikan (penghubung)
  • Black Housing (penghubung)
  • Kabel Pelangi
  • Timah

 

  1. Gambar Rangkaian Alat
  2. Cara Kerja AlatKERAN OTOMATIS

Dalam pengoperasiannya dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini :

  • Pasang Solenoid Valve di area kolam yang sudah dihubungkan dengan sumber air. Pasang sensor air yang sudah dibuat kedalam kolam.
  • Hubungkan alat dengan sumber tegangan +5V volt yaitu bisa dari adaptor atau baterai, sumber tegangan untuk solenoid valve bisa dari konektor +12V dari Mikrokontroller. Kemudian alat akan aktif dengan kondisi:
  • Ketika kolam dalam kondisi kosong maka Solenoid Valve dalam kondisi aktif dan mengisi kolam.
  • Ketika air kolam terisi sampai mencapai level batas isi maka Solenoid Valve masih dalam kondisi aktif mengisi kolam.
  • Ketika air kolam terisi sampai mencapai level batas stop maka Solenoid Valve dalam kondisi tidak aktif (tidak mengisi kolam).

 

  1. Listing Program

#include <mega8535.h>                     // Mengaktifkan library “mega8535”

void main (void)

{

DDRA=0x00;                                     // Inisialisasi PORTA sebagai input

PORTA=0xFF;                                   // Mengeluarkan data FF di PORTA

DDRB=0xFF;                                                 // Inisialisasi PORTB sebagai output

PORTB=0xFF;                                   // Mengeluarkan data FF di PORTB

while(1)                                               // Memberikan fungsi percabangan bila aktif

{

//____________________KONDISI MENGISI_____________________//

switch(PINA){                                   // Percabangan switch pada PORT A

case 0xFF: PORTB = 0xFE;               // Bila berlogika 11111111 maka PORTB

// bernilai 11111110

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

case 0xFD: PORTB = 0xFE;              // Bila berlogika 11111101 maka PORTB

// bernilai 11111110

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

//____________________KONDISI STOP____________________//

case 0xFC: PORTB = 0xFF;               // Bila berlogika 11111100 maka PORTB

// bernilai 11111111

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

case 0xFE: PORTB = 0xFF;               // Bila berlogika 11111110 maka PORTB

// bernilai 11111111

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

}

};

}

 

 

 

Alat “KEAMANAN KAMAR KOST” merupakan suatu alat yang dapat mendeteksi keberadaan seseorang yang masuk tanpa sepengetahuan penghuni kamar kost (maling) dengan bunyi Buzzer yang dapat membuat maling tersebut terkejut ketika mendengarnya sehingga maling tersebut mengurungkan niatnya untuk mencuri dan kabur. Sering sekali kejadian kehilangan barang di kamar kost ketika penghuni kostan keluar kamar atau sedang berada d kamar mandi, sehingga maling tidak terdeteksi. Tentunya alat ini dapat membantu dalam hal keamanan untuk mendeteksi maling tersebut.

  1. Alat dan Bahan:

Alat

  • Mikrokontroller ATMega 8535 + Downloader
  • Sensor PIR
  • Transistor NPN BC548
  • Buzzer = 5V – 12V
  • Switch
  • Resistor = 10K, 1K Ohm
  • Baterai 9V/ Adaptor

Bahan

  • PCB Matriks
  • Tulang Ikan (penghubung)
  • Black Housing (penghubung)
  • Kabel Pelangi
  • Timah
  1. Gambar Rangkaian Alat
  1. Cara Kerja AlatKEAMANAN KOSAN

Dalam pengoperasiannya dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini :

  • Hubungkan alat dengan sumber tegangan +5V volt yaitu bisa dari adaptor atau baterai.
  • Aktifkan alat dengan menekan SWITCH kedalam kondisi 1 (SIAGA). Berikut adalah kondisi alatnya:
  • Ketika Sensor PIR mendeteksi tidak ada keberadaan/pergerakan manusia maka Sensor PIR tidak bekerja (Kondisi tidak aktif). “AMAN”.
  • Ketika Sensor PIR mendeteksi ada keberadaan/pergerakan manusia maka Sensor PIR bekerja (Kondisi aktif) dengan mengirimkan sinyal kepada Mikrokontroller kemudian diteruskan untuk mengaktifkan Buzzer. “BAHAYA”.

 

  1. Listing Program

#include <mega8535.h>                     // Mengaktifkan library “mega8535”

void main (void)

{

DDRA=0x00;                                     // Inisialisasi PORTA sebagai input

PORTA=0xFF;                                   // Mengeluarkan data FF di PORTA

DDRB=0xFF;                                                 // Inisialisasi PORTB sebagai output

PORTB=0xFF;                                   // Mengeluarkan data FF di PORTB

while(1)                                               // Memberikan fungsi percabangan bila aktif

{

//____________________KONDISI AMAN_____________________//

switch(PINA){                                   // Percabangan switch pada PORT A

case 0xFF: PORTB = 0xFF;               // Bila berlogika 11111111 maka PORTB

// bernilai 11111111

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

//____________________KONDISI SIAGA____________________//

case 0xFD: PORTB = 0xFF;              // Bila berlogika 11111101 maka PORTB

// bernilai 11111111

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

//____________________KONDISI BAHAYA____________________//

case 0xFC: PORTB = 0xFE;              // Bila berlogika 11111100 maka PORTB

// bernilai 11111110

break;                                                  // Mengakhiri penggunaan case

}

};

}

 

 

Tips For Skill TOUFL Reading

 

PUBLIC KEY

  1. Do not be too long to read the text reading.
  2. Pay attention to all the questions in a reading and remember the key word.
  3. Do not panic if the theme of reading is not a discipline that you control.
  4. Do previewing to know the topic of reading.
  5. Note the first sentence of a paragraph reading to find out the main idea.
  6. Understand the context contained on reading to find out the meaning of certain words.
  7. Perform scanning to find specific information relating to the matter of the request.
  8. Gather facts and data in the literature to perform inference.
  9. Concentrate for reading text reading.
  10. Improve your reading speed.

 

STRUCTURE KEY

  1. When you sit down and take your seat after you’re finished registering and the examiner allows you to start the exam, you’re going to see the instructions for the reading section. They’re going to be read out loud to you. That’s going to give you some time to psychologically prepare yourself and become comfortable with what’s going to come next: the all-powerful reading section.
  2. After the instructions are finished, your first reading will appear. It will consist of 700 words and it will take up the whole screen of your monitor, so you’re not going to see any questions. You will need to scroll down through the reading and then click next before you start to see the questions. The reason is to give you a chance to look at the reading. It doesn’t mean that you should read the whole essay though.
  3. Remember (from the tips number 1) that you’ll receive either 3 or 4 readings on your TOEFL. Each reading will contain approximately 700 words and require you to answer 14 questions within 20 minutes. You’ll see a timer on the upper-right hand corner of your exam. It’s there to help make sure that you don’t spend too much time on any one question and it’s going to count from 60 or 80 minutes down to 0 (depending on if you get that extra experimental reading or not; explained in our TOEFL overview section). Once it hits 0, your answers will be recorded and you will move on to the listening section never to return to the reading again. Consequently, to succeed, look at that timer and monitor your time as you answer the questions to answer all of them (or at least guess on them) before time runs out.
  4. As you answer, you will always be able to jump to different questions. For example, let’s say you’re answering questions 1, 2, 3, 4, and then 5. Then, you think to yourself. You will be able to do that. When you finish the last question (number 42 or 56), you’re going to see a chart that shows you the questions that you answered and didn’t answer. You’ll be able to double-click on a question to jump directly to it in the reading. You’ll also be able to jump around a bit for the questions in the reading you’re succeeding at during the exam. I’m explaining this to let you know that you can bounce around once you finish the reading to double check your answers. But, of course, we’ll learn to be focused and exact as we answer so that we won’t need to do this. When you finish the first reading, you’re going to move on to another reading and so on and so on until you complete your set: either 3 or 4.
  1. If you don’t want to read the whole passage before you start answering the questions; if you do, it will be a very inefficient and time-wasting way to read. Instead, acquire a basic idea of the reading and prepare your mind for what you’re going to read about by first reading the title. Then, read the first sentence (which is the all important topic sentence) of every paragraph. Do this to get a quick introduction to the reading before you read it in detail. Only spend 1 minute doing this. Anymore than that and it will be too much time; spend all of the time that you can answering the questions since that’s where your score comes from. To finish within 1 minute, you might have to read only pieces of the first sentences (subject, verb, object only) since they can be quite big. After you read the first sentence, read question number 1, not the answers but the question. Establish an idea of what it’s asking about. Then, start reading the passage from the very beginning in search of the answer to that question. In this way, you will concentrate only on what’s important and what will earn you a higher score. We read the first sentences in the first minute to picture the idea of what the passage is about as we work to answer the question; it helps. This challenges students when they aren’t used to it. However, everyone who’s tried it sticks with this method of attack because it works. Once you answer question number 1, go onto question number 2 in the same way. The TOEFL questions proceed in chronological order, so the answer to number 1 is in the beginning of the passage and the answer to number 12 is towards the end. As we discussed earlier, timing is important and it’s very easy for students to run out of time. Follow this guideline carefully and you will NEVER have that trouble again. That’s right: you will never have trouble again.

1st Reading

80 min – 79 min : read the first sentences

79 min – 72:40 min : answer questions 1 – 5

72:40 min – 66:20 min : answer questions 6 – 10

66:20 min – 60 min : answer questions 11 – 14

2nd Reading

60 min – 59 min : read the first sentences

59 min – 52:40 min : answer questions 1 – 5

52:40 min – 46:20 min : answer questions 6 – 10

46:20 min – 40 min : answer questions 11 – 14

3rd Reading

40 min – 39 min : read the first sentences

39 min – 32:40 min : answer questions 1 – 5

32:40 min – 26:20 min : answer questions 6 – 10

26:20 min – 20:00 min : answer questions 11 – 14

4th Reading

20 min – 19 min : read the first sentences

19 min – 12:40 min : answer questions 15 – 19

12:40 min – 6:20 min : answer questions 20 – 24

6:20 min – 0 min : answer questions 25 – 28

You should be able to tell that through this timing guideline, you have more time to answer the final questions of the reading than the first questions. The final questions demand the most time and concentration, so don’t change this.

Also, this timing structure is set up for when you do have an extra experimental reading. If you don’t, simply start from 60 minutes and follow the timing precisely.

Tips of Toufl Listening

Public key

  1. Understand the shape-form command (direction) in each section (part) well before the scheduled exam.
  2. Read the options on each question as much as possible when the narrator is reading direction and example problems (example).
  3. Listen with full concentration and focus your attention to the conversation you are listening.
  4. Maximize your listening ability on matters first in each part.

Part A: short conversation

  1. Focus your hearing on the second.
  2. Do not panic if you can not understand it word for word in a conversation are complete. You only need to capture an idea or the contents of the conversation.
  3. If you sma could not understand what was said second speaker, choose the best answer is different from what you hear.
  4. Understand the forms of expresion funtional (agreement, uncertainty, suggestion, surprise), idiomatic, expression, and the situation when the conversation is done.

Part B: longer conversation

  1. When the narrator read part B direction you should read the answer choices at a glance then record and predict what will be the theme of the conversation.
  2. When listening to the conversation, you must know what the theme / topic to be discussed.
  3. Beware of each question.
  4. Pay attention to the conditions and circumstances that occurred during the conversation took place, namely regarding the place and time of the conversation, what and who is concerned.

Part C: talks

  1. If you have time, take a look at the answer choices listed in a booklet and find the key word.
  2. Be aware of the conversation in the first sentence because it will usually be the topic for the next sentences.
  3. Focus your hearing on matters related to the question 5 -W (what, who, when, where, why) and How.
  4. Make conclusions the situation that occurs when the talks conducted.